MENDAHULUKAN MAKAN  SEBELUM SHALAT

MENDAHULUKAN MAKAN SEBELUM SHALAT

๐Ÿ“š MENDAHULUKAN MAKAN SEBELUM SHALAT ๐Ÿ“š

๐Ÿ–‹๏ธ Muhammad Rivan, M.Pd

ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ: { ุฅูุฐูŽุง ู‚ูุฏู‘ูู…ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุดูŽุงุกู ููŽุงุจู’ุฏูŽุกููˆุง ุจูู‡ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูุตูŽู„ู‘ููˆุง ุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจูŽ } ู…ูุชู‘ูŽููŽู‚ูŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู.

Dari Anas radhiyallahu โ€˜anhu, bahwa Rasulullah ๏ทบ bersabda: โ€œApabila makan malam telah dihidangkan, maka dahulukanlah ia sebelum kalian menunaikan shalat Maghrib.โ€ (Muttafaq ‘Alaih HR. al-Bukhari no. 673 dan Muslim no. 559)

PENJELASAN UMUM

Hadis ini menunjukkan bahwa

apabila makanan telah dihidangkan dan jiwa sangat menginginkannya, maka dianjurkan untuk mendahulukannya sebelum shalat Maghrib.

Tujuannya bukan meremehkan shalat, tetapi justru agar shalat dilakukan dalam keadaan tenang, tidak tergesa-gesa, dan tidak terganggu oleh rasa lapar.

Islam sangat memperhatikan kekhusyukan dalam shalat. Segala hal yang mengganggu konsentrasi hendaknya disingkirkan terlebih dahulu.

PENJELASAN ULAMA

1๏ธโƒฃ Imam Muhammad bin Ismail al-San’ani ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ – Subulus Salam (2/15)

Beliau berkata:

ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุฏูŽุงู„ู‘ูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅููŠุฌูŽุงุจู ุชูŽู‚ู’ุฏููŠู…ู ุฃูŽูƒู’ู„ู ุงู„ู’ุนูŽุดูŽุงุกู ุฅูุฐูŽุง ุญูŽุถูŽุฑูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุตูŽู„ูŽุงุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุฌูู…ู’ู‡ููˆุฑู ุญูŽู…ูŽู„ููˆู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุฏู’ุจูุ› ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽุชู ุงู„ุธู‘ูŽุงู‡ูุฑููŠู‘ูŽุฉู: ุจูŽู„ู’ ูŠูŽุฌูุจู ุชูŽู‚ู’ุฏููŠู…ู ุฃูŽูƒู’ู„ู ุงู„ู’ุนูŽุดูŽุงุกูุŒ ููŽู„ูŽูˆู’ ู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ ู„ูŽุจูŽุทูŽู„ูŽุชู’ ุนูŽู…ูŽู„ู‹ุง ุจูุธูŽุงู‡ูุฑู ุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ุฑูุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุธูŽุงู‡ูุฑูŒ ูููŠ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ู ุงู„ู’ุนูŽุดูŽุงุกู ู…ูุทู’ู„ูŽู‚ู‹ุงุŒ ุณูŽูˆูŽุงุกูŒ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุญู’ุชูŽุงุฌู‹ุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ู ุฃูŽูˆู’ ู„ูŽุงุŒ ูˆูŽุณูŽูˆูŽุงุกูŒ ุฎูŽุดููŠูŽ ููŽุณูŽุงุฏูŽ ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ู ุฃูŽูˆู’ ู„ูŽุงุŒ ูˆูŽุณูŽูˆูŽุงุกูŒ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽูููŠูู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ู„ูŽุง.

โ€œHadis ini menunjukkan kewajiban mendahulukan makan malam ketika hadir saat Maghrib. Namun jumhur ulama memahaminya sebagai anjuran (sunnah). Adapun mazhab Zhahiriyah mewajibkannya, bahkan jika seseorang mendahulukan shalat maka shalatnya batal menurut mereka, karena berpegang pada zahir perintah. Hadis ini tampak umum, baik ia membutuhkan makanan atau tidak.โ€

๐Ÿ“Œ Penjelasan:
Mayoritas ulama memaknai perintah ini sebagai anjuran, bukan kewajiban. Tujuannya adalah menjaga kekhusyukan, bukan memprioritaskan dunia atas akhirat.

2๏ธโƒฃ Syaikh Abdullah bin Shalih al-Fauzan ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ – Minhah al-โ€˜Allam (1/343)

Beliau berkata:

ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุฏูŽู„ููŠู„ูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ูŽ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูุฏู‘ูู…ูŽ ูˆูŽู‚ู’ุชูŽ ุตูŽู„ูŽุงุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจู ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูุจู’ุฏูŽุฃู ุจูู‡ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽุฏูŽุงุกู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุขูƒูู„ู ุฃูŽู„ู‘ูŽุง ูŠูุนูŽุฌู‘ูู„ูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽู†ู’ู‚ูŽุถููŠูŽ ุญูŽุงุฌูŽุชูู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ูุ› ูˆูŽุฐูŽู„ููƒูŽ ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ ุตูู„ูŽุฉูŒ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ูˆูŽุฑูŽุจู‘ูู‡ูุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุชูู…ู‘ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูุญูุถููˆุฑู ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู ูˆูŽุชูŽููŽุฑู‘ูุบูู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูˆูŽุงุบูู„ูโ€ฆ ููŽุชูŽู‚ู’ุฏููŠู…ู ุงู„ู’ุฃูŽูƒู’ู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ู„ูุชูุคูŽุฏู‘ูŽู‰ ุจูุฎูุดููˆุนู ูˆูŽุญูุถููˆุฑู ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู.

โ€œHadis ini menunjukkan bahwa jika makanan telah dihidangkan saat Maghrib, maka didahulukan sebelum shalat. Orang yang makan tidak perlu tergesa-gesa hingga kebutuhannya terpenuhi. Karena shalat adalah hubungan antara hamba dan Rabbnya, dan itu tidak sempurna kecuali dengan hadirnya hati dan terbebas dari gangguan. Maka mendahulukan makan bertujuan agar shalat dilakukan dengan khusyuk.โ€

Beliau menegaskan bahwa ini bukan meremehkan shalat, tetapi bentuk pengagungan terhadapnya.

3๏ธโƒฃ Syaikh Abdullah Al-Bassam ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ – Taudhihul Ahkam (2/86)

Beliau menyebutkan beberapa faidah:

1 – ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ูˆูŽู‚ู’ุชู ุตูŽู„ูŽุงุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจู ูˆูŽู‚ูŽุฏู’ ู‚ูุฏู‘ูู…ูŽ ุทูŽุนูŽุงู…ู ุงู„ู’ุนูŽุดูŽุงุกูุŒ ูˆูŽุงู„ู†ู‘ููููˆุณู ู…ูุชูŽุดูŽูˆู‘ูู‚ูŽุฉูŒ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ุฃูŽูู’ุถูŽู„ูŽ ู‡ููˆูŽ ุชูŽู‚ู’ุฏููŠู…ู ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽุฏูŽุงุกู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู.

โ€œJika waktu Maghrib tiba dan makanan telah dihidangkan serta jiwa menginginkannya, maka yang lebih utama adalah mendahulukan makanan.โ€

2 – ุงู„ู’ุญููƒู’ู…ูŽุฉู ูููŠ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุทู’ู„ููˆุจูŽ ูููŠ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ุญูุถููˆุฑู ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽุงุฌูŽุฉู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ู ุชูุดู’ุบูู„ู ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจูŽ.

โ€œHikmahnya adalah karena yang dituntut dalam shalat adalah hadirnya hati, sedangkan kebutuhan kepada makanan menyibukkan hati.โ€

Beliau juga menjelaskan bahwa jumhur ulama memandangnya sebagai sunnah, dan jika waktu shalat hampir habis maka shalat tetap harus didahulukan.

4๏ธโƒฃ Al-Imam Al-Husain bin Muhammad al-Maghribi ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ – Badrut Tamam (2/372)

Beliau berkata:

ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ุญููƒู’ู…ูŽุฉูŽ ูููŠ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู‡ููˆูŽ ุฏูŽูู’ุนู ู…ูŽุง ูŠูŽุญู’ุตูู„ู ู…ูู†ู’ ุชูŽุดู’ูˆููŠุดู ุงู„ู’ุฎูŽุงุทูุฑู ุงู„ู’ู…ููู’ุถููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุชูŽุฑู’ูƒู ุงู„ู’ุฎูุดููˆุนู ูููŠ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูุŒ ูˆูŽู‚ูŽุฏู’ ูŠูŽูƒููˆู†ู ุงู„ู’ุฌูŽุงุฆูุนู ุบูŽูŠู’ุฑู ุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ู ุฃูŽุดู’ูˆูŽู‚ูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฃูŽูƒู’ู„ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ู.

โ€œHikmahnya adalah menolak gangguan pikiran yang dapat menghilangkan kekhusyukan dalam shalat. Bahkan terkadang orang lapar yang tidak berpuasa lebih kuat keinginannya terhadap makanan dibanding orang yang berpuasa.โ€

PELAJARAN YANG BISA DIPETIK

1๏ธโƒฃ Islam menjaga kekhusyukan dalam shalat.
2๏ธโƒฃ Segala hal yang mengganggu hati sebaiknya diselesaikan sebelum shalat.
3๏ธโƒฃ Perintah dalam hadis ini menurut jumhur bersifat anjuran.
4๏ธโƒฃ Jika waktu shalat hampir habis, maka shalat harus didahulukan.
5๏ธโƒฃ Tujuan utama adalah menghadirkan hati dalam ibadah.

RELEVANSI HARI INI

Di zaman sekarang, gangguan bukan hanya makanan, tetapi juga:

๐Ÿ“ฑ Notifikasi ponsel
๐Ÿ’ผ Urusan pekerjaan
๐Ÿ“บ Tayangan televisi

Prinsip hadis ini mengajarkan:
Hilangkan gangguan sebelum shalat agar ibadah dilakukan dengan khusyuk.

KESIMPULAN

Hadis ini menunjukkan anjuran mendahulukan makan malam sebelum shalat Maghrib apabila makanan telah dihidangkan dan jiwa menginginkannya.

Tujuannya bukan mendahulukan dunia atas akhirat, tetapi agar shalat dilakukan dengan ketenangan, kekhusyukan, dan kehadiran hati.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang menjaga kualitas shalat, bukan hanya gerakannya, tetapi juga kekhusyukannya. ๐Ÿคฒ

Jika ikhwatu Iman punya kelebihan harta, bisa diinfakka untuk membantu perjuangan santri santri kami menghafal Quran dan belajar studi Islam untuk kebutuhan makannya (bisa berupa beras dan sembako), kebutuhan bayar listrik, PDAM dan operasional pembelajaran..

In syaaAllah akan menjadi amal jariyah yg terus mengalir hingga ke surga-Nya.. Berapapun yang ikhwatu Iman infakkan sangat berharga untuk keberlangsungan hidup santri santri kami di Rumah Tahfizh Hamalatul Quran..

====================
Atau Ikhwatu Iman bisa bergabung menjadi orang tua asuh santri kami dengan berdonasi satu hari 10rb untuk makan & operasional santri tahfizh kami setiap hari…

“Barang siapa yg mempersiapkan pejuang di jalan Allah, maka sungguh dia termasuk yang berjuang pula” (HR. Al-Bukhari no. 2843)

====================
Dukung perkembangan Dakwah Islam, dan Perkembangan Rumah Tahfizh Hamalatul Quran kami melalui Donasi dengan menyalurkan Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF) anda melalui:

๐Ÿ—ณ Bank Syari’ah Indonesia (BSI)
No. Rek.7177857003. a.n. YAYASAN HAMALATUL QURAN BANDUNG

Konfirmasi kepada kami setelah transfer ke nomer: 0895323217283
=================================
Sangat Boleh di Share disebarkan sebanyak-banyaknya, Semoga menjadi kebaikan untuk kita.. โ˜บ๏ธ๐Ÿ™๐Ÿป

ู…ูŽู†ู’ ุฏูŽู„ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู„ูŽู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูŽุฌู’ุฑู ููŽุงุนูู„ูู‡ู
“Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya”. [HR. Muslim]

Terimakasih, teiring doa:

ุฌุฒุงูƒู… ุงู„ู„ู‡ ุฎูŠุฑุง ูƒุซูŠุฑุง…

Ikuti Media Sosial Kami:

โ–ถ๏ธ Fanpage Facebook: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โ–ถ๏ธ Instagram: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โ–ถ๏ธ YouTube: Hamalatul Quran TV
โ–ถ๏ธ Tiltok : Hamalatulquran19
โ–ถ๏ธ https://hamalatulquranbdg.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *