๐ LARANGAN SHALAT SAAT MAKANAN TELAH TERSEDIA ATAU MENAHAN BUANG HAJAT ๐
๐๏ธ Muhammad Rivan, M.Pd
ุนููู ุนูุงุฆูุดูุฉู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนูููููุง ููุงููุชู: ุณูู ูุนูุชู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููููููู: { ููุง ุตูููุงุฉู ุจูุญูุถูุฑูุฉู ุทูุนูุงู ู ููููุง ูููู ููุฏูุงููุนููู ุงููุฃูุฎูุจูุซูุงูู } ุฑูุงู ู ุณูู .
Dari Aisyah radhiyallahu โanha, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah ๏ทบ bersabda: โTidak ada (kesempurnaan) shalat ketika makanan telah dihidangkan dan tidak pula ketika seseorang menahan dua hal yang kotor (buang air kecil dan buang air besar).โ (HR. Muslim no. 560)
๐ PENJELASAN SECARA UMUM
Hadis ini menjelaskan bahwa
shalat membutuhkan kekhusyu’an dan kehadiran hati. Oleh karena itu, Rasulullah ๏ทบ melarang seseorang shalat dalam kondisi yang dapat mengganggu konsentrasi.Dua kondisi yang disebutkan dalam hadis ini adalah:
1. Ketika makanan telah dihidangkan dan seseorang ingin memakannya.
2. Ketika seseorang menahan buang air kecil atau besar.
Kedua keadaan ini membuat hati dan pikiran seseorang tidak fokus dalam shalat karena perhatian teralih kepada hal tersebut.
Karena itu, Islam mengajarkan agar seseorang menyelesaikan terlebih dahulu kebutuhan jasmani sebelum melaksanakan shalat agar dapat beribadah dengan khusyu’.
๐ PENJELASAN PARA ULAMA
1. Penjelasan Imam Ash-Shanโani (Subulus Salam 2/33)
Imam Ash-Shanโani menjelaskan:
ุฃูููู ููุฐูุง ูููููุฏู ุฃููููููุง ููุง ุชูููุงู ู ุงูุตููููุงุฉู ููู ู ูููุถูุนู ุญูุถูุฑู ููููู ุงูุทููุนูุงู ูุ ูููููู ุนูุงู ูู ูููููููููู ููุงููููุฑูุถูุ ููููููุฌูุงุฆูุนู ููุบูููุฑููู.
โHadis ini menunjukkan bahwa shalat tidak seharusnya ditegakkan di tempat yang telah hadir makanan. Hal ini berlaku umum, baik shalat sunnah maupun wajib, baik orang tersebut lapar maupun tidak.โ
Beliau juga menjelaskan makna โdua hal kotorโ:
ููููุง ุตูููุงุฉู ูููููู ุงููู ูุตููููู ููุฏูุงููุนููู ุงููุฃูุฎูุจูุซูุงูู: ุงููุจููููู ููุงููุบูุงุฆูุทู.
โTidak ada shalat ketika seseorang menahan dua perkara kotor, yaitu kencing dan buang air besar.โ
Beliau menambahkan bahwa menahan kentut juga termasuk dalam makna ini.
Namun jika hanya terasa sedikit tanpa benar-benar menahannya, maka tidak mengapa shalat.
Beliau juga menukil pendapat Imam An-Nawawi:
ูููููู ุฎูุดููู ุฎูุฑููุฌู ุงููููููุชู ุฅููู ููุฏููู ู ุงูุชููุจูุฑููุฒู ููุฏููู ู ุงูุตููููุงุฉูุ ูููููู ุตูุญููุญูุฉู ู ูููุฑููููุฉู.
โJika seseorang khawatir waktu shalat habis apabila ia pergi buang hajat terlebih dahulu, maka ia mendahulukan shalat. Shalatnya tetap sah tetapi makruh.โ
2. Penjelasan Syaikh Abdullah Al-Fauzan (Minhah Al-โAllam 1/360)
Beliau menjelaskan:
ุงูููุญูุฏููุซู ุฏูููููู ุนูููู ุงูููููููู ุนููู ุงูุตููููุงุฉู ุญูุงูู ุญูุถููุฑู ุงูุทููุนูุงู ู ุงูููุฐูู ููุฑููุฏู ุฃููููููู.
โHadis ini menunjukkan larangan shalat ketika makanan yang ingin dimakan telah tersedia.โ
Hikmahnya adalah agar hati tidak terganggu:
ููุฃูููู ุงูุตููููุงุฉู ุตูููุฉู ุจููููู ุงููุนูุจูุฏู ููุฑูุจููููุ ููููุง ููุชูู ูู ุฐููููู ุฅููููุง ุจูุญูุถููุฑู ุงููููููุจู ููุชูููุฑููุบููู ู ููู ุงูุดููููุงุบููู.
โKarena shalat adalah hubungan antara hamba dan Rabbnya, dan hal itu tidak sempurna kecuali dengan hadirnya hati dan terbebas dari berbagai gangguan.โ
Beliau juga menjelaskan bahwa jika seseorang menahan kencing atau buang air besar, maka sebaiknya ia menunaikan hajatnya terlebih dahulu meskipun sampai kehilangan shalat berjamaah.
Karena:
ุตูููุงุชููู ููุญูุฏููู ุจูุฎูุดููุนู ุฎูููุฑู ู ููู ุตูููุงุชููู ู ูุนู ุงููุฌูู ูุงุนูุฉู ู ูุนู ู ูุฏูุงููุนูุฉู ุงููุฃูุฎูุจูุซููููู.
โShalat sendirian dengan khusyu’ lebih baik daripada shalat berjamaah tetapi dalam keadaan menahan buang hajat.โ
3. Penjelasan Syaikh Abdullah Al-Bassam (Taudhihul Ahkam 2/101)
Beliau menjelaskan bahwa menahan buang hajat menyebabkan gangguan dalam shalat.
ููุฏูููู ุญูุฏููุซู ุนูุงุฆูุดูุฉู ุนูููู ููุฑูุงููุฉู ุงูุตููููุงุฉู ููู ุญูุงูู ู ูุฏูุงููุนูุฉู ุงููุฃูุฎูุจูุซููููู.
โHadis Aisyah menunjukkan makruhnya shalat ketika seseorang menahan dua kotoran (kencing dan buang air besar).โ
Beliau juga menjelaskan bahwa segala sesuatu yang mengganggu konsentrasi shalat termasuk dalam makna ini, seperti:
lapar yang sangat
haus yang kuat
panas atau dingin yang berlebihan
angin dalam perut
Karena:
ููุฅูููู ุญูุถููุฑู ุงููููููุจู ูููู ููุจูู ุงูุตููููุงุฉู.
โKehadiran hati adalah inti dari shalat.โ
4. Penjelasan Imฤm al-แธคusain bin Muแธฅammad bin Saโฤซd al-Lฤโi Al-Maghribi (Badrut Tamam 2/386)
Beliau menjelaskan:
ููุงููู ูุฑูุงุฏู ุจูุงููุฃูุฎูุจูุซููููู ุงููุจููููู ููุงููุบูุงุฆูุทูุ ููููููุญููู ุจูููู ูุง ู ูุง ููุงูู ุดูุงุบูููุง ุนููู ุงูุตููููุงุฉู ููุนููู ููู ูุงูู ุงููุฎูุดููุนู.
โYang dimaksud dengan dua kotoran adalah kencing dan buang air besar, dan termasuk juga segala sesuatu yang mengganggu shalat dan menghilangkan kesempurnaan khusyu’.โ
Beliau juga menjelaskan bahwa maksud hadis:
“ููุง ุตูููุงุฉู”
adalah tidak sempurna shalatnya, bukan batal.
Karena shalatnya tetap sah selama rukun dan syaratnya terpenuhi.
๐ฟ PELAJARAN YANG BISA DIPETIK
Shalat harus dilakukan dengan khusyu’ dan fokus.
Tidak dianjurkan shalat ketika makanan telah dihidangkan dan seseorang ingin memakannya.
Tidak dianjurkan shalat ketika menahan buang air kecil atau besar.
Segala sesuatu yang mengganggu konsentrasi shalat sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu.
Tujuan utama shalat adalah menghadirkan hati kepada Allah.
๐ RELEVANSI DALAM KEHIDUPAN SAAT INI
Dalam kehidupan modern, banyak hal yang dapat mengganggu kekhusyu’an shalat, seperti:
lapar atau haus yang kuat
menahan buang air
pikiran yang terlalu sibuk
suara bising
telepon genggam
Hadis ini mengajarkan bahwa sebelum shalat sebaiknya seseorang:
menenangkan diri
memenuhi kebutuhan dasar
menyingkirkan hal-hal yang mengganggu
Agar shalat dilakukan dengan penuh kekhusyu’an dan ketenangan.
๐กKESIMPULAN
Hadis ini mengajarkan bahwa shalat harus dilakukan dalam kondisi yang tenang dan tidak terganggu. Karena shalat adalah pertemuan seorang hamba dengan Allah.
Oleh karena itu, seseorang tidak dianjurkan shalat ketika:
makanan yang ia inginkan sudah dihidangkan
ia sedang menahan buang air kecil atau besar
Dengan menyelesaikan kebutuhan tersebut terlebih dahulu, seorang muslim dapat melaksanakan shalat dengan khusyuk, fokus, dan lebih sempurna di hadapan Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู.
============
๐ฟโจ Yayasan Hamalatul Qurโan Bandung โจ๐ฟ
Menerima titipan donasi:
Zakat Fitrah โข Fidyah โข Sedekah โข Infaq โข Wakaf โข serta ZISWAF lainnya.
Mari dukung perkembangan dakwah Islam dan kemajuan Rumah Tahfizh Hamalatul Qurโan melalui donasi terbaik Anda.
Salurkan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) melalui:
๐ฆ Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rek: 7177857003
a.n. Yayasan Hamalatul Qurโan Bandung
๐ฒ Mohon konfirmasi setelah transfer ke: 0895-3232-17283
=================================
Silakan dibagikan seluas-luasnya.
Semoga menjadi jalan kebaikan dan pahala untuk kita semua ๐คฒ
ู ููู ุฏูููู ุนูููู ุฎูููุฑู ูููููู ู ูุซููู ุฃูุฌูุฑู ููุงุนููููู
“Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)
Terima kasih atas kepercayaan dan doa Anda.
ุฌุฒุงูู ุงููู ุฎูุฑุง ูุซูุฑุง
๐ฑ Ikuti Media Sosial Kami:
โถ๏ธ Facebook: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โถ๏ธ Instagram: @rumah_tahfizh_hamalatulquran
โถ๏ธ YouTube: Hamalatul Quran TV
โถ๏ธ TikTok: @hamalatulquran19
๐ Website: https://hamalatulquranbdg.com
Semoga setiap rupiah yang dititipkan menjadi amal shalih dan jariyah yang terus mengalir hingga akhirat














































