๐ *LARANGAN MENGUAP DAN PERINTAH MENAHANNYA DALAM SHALAT* ๐
๐๏ธ Muhammad Rivan, M.Pd
ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนููููู ุฃูููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุงูู: { ุงูุชููุซูุงุคูุจู ู ููู ุงูุดููููุทูุงููุ ููุฅูุฐูุง ุชูุซูุงุกูุจู ุฃูุญูุฏูููู ู ููููููููุธูู ู ู ูุง ุงุณูุชูุทูุงุนู } ุฑูุงู ู ุณูู ูุงูุชุฑู ุฐูุ ูุฒุงุฏ ุงูุชุฑู ุฐู: ยซููู ุงูุตููููุงุฉูยป
Dari Abu Hurairah radhiyallahu โanhu, bahwa Nabi ๏ทบ bersabda: โSesungguhnya menguap itu dari setan. Apabila salah seorang dari kalian menguap maka hendaklah ia menahannya semampunya.โ (HR. Muslim no. 2995 dan Tirmidzi, dan dalam riwayat Tirmidzi terdapat tambahan: โdalam shalatโ).
๐ *PENJELASAN SECARA UMUM*
Hadis ini menjelaskan bahwa menguap merupakan sesuatu yang tidak disukai dalam Islam, terlebih ketika sedang melaksanakan shalat.
Rasulullah ๏ทบ menjelaskan bahwa menguap berasal dari setan. Maksudnya bukan berarti setan yang menciptakan menguap, tetapi karena menguap biasanya muncul akibat rasa malas, mengantuk, dan berat melakukan ketaatan, yang semuanya merupakan hal yang disukai oleh setan.
Karena itu, Nabi ๏ทบ memerintahkan agar seseorang menahan menguap semampunya. Jika menguap tidak dapat ditahan, maka hendaknya menutup mulut agar tidak terbuka lebar.
Hal ini termasuk bagian dari adab seorang muslim dalam beribadah dan ketika berada di hadapan orang lain, agar tetap menjaga kehormatan dan kekhusyu’an ibadahnya.
๐ *PENJELASAN PARA ULAMA*
1. Penjelasan Imam Ash-Shanโani (Subulus Salam 2/34)
Imam Ash-Shanโani menjelaskan:
{ ุงูุชููุซูุงุคูุจู ู ููู ุงูุดููููุทูุงูู } ููุฃูููููู ููุตูุฏูุฑู ุนููู ุงููุงู ูุชูููุงุกู ููุงููููุณูููุ ููููู ูุง ู ูู ููุง ููุญูุจูููู ุงูุดููููุทูุงููุ ููููุฃูููู ุงูุชููุซูุงุคูุจู ู ููููู.
โMenguap dinisbatkan kepada setan karena biasanya muncul akibat perut yang terlalu kenyang dan rasa malas, dan kedua hal itu merupakan sesuatu yang disukai oleh setan. Karena itu seakan-akan menguap berasal darinya.โ
Kemudian beliau menjelaskan perintah menahannya:
{ ููุฅูุฐูุง ุชูุซูุงุกูุจู ุฃูุญูุฏูููู ู ููููููููุธูู ู } ุฃููู ููู ูููุนููู ููููู ูุณููููู ู ูุง ุงุณูุชูุทูุงุนู.
โJika salah seorang dari kalian menguap maka hendaklah ia menahannya, yaitu menahannya dan mengendalikannya semampunya.โ
Beliau juga menyebut tambahan riwayat:
ููููุง ูููููู: ููุงุ ููุฅููููู ูุง ุฐููููู ู ููู ุงูุดููููุทูุงูู ููุถูุญููู ู ููููู.
โJanganlah ia mengatakan โhaaโ, karena itu berasal dari setan yang menertawakannya.โ
Beliau juga menjelaskan bahwa menguap bertentangan dengan kekhusyu’an, sehingga dianjurkan menutup mulut.
ููููููุจูุบูู ุฃููู ููุถูุนู ููุฏููู ุนูููู ููููู ููุญูุฏููุซู: ยซุฅูุฐูุง ุชูุซูุงุกูุจู ุฃูุญูุฏูููู ู ููููููุถูุนู ููุฏููู ุนูููู ููููู ููุฅูููู ุงูุดููููุทูุงูู ููุฏูุฎูููยป.
โHendaknya ia meletakkan tangannya di mulutnya karena terdapat hadis: โJika salah seorang dari kalian menguap maka hendaklah ia meletakkan tangannya di mulutnya, karena setan masuk bersama menguap.โโ
2. Penjelasan Syaikh Abdullah Al-Fauzan (Minhah Al-โAllam 1/364)
Beliau menjelaskan beberapa adab ketika menguap yang diajarkan oleh sunnah:
ุงูููุญูุฏููุซู ุฏูููููู ุนูููู ุฃูููููู ููููุจูุบูู ููููู ูุชูุซูุงุฆูุจู ุฃููู ููุฑูุฏูู ุชูุซูุงุคูุจููู ู ูุง ุงุณูุชูุทูุงุนูุ ููุฐููููู ุจูุฅูุทูุจูุงูู ููู ููู ููุถูู ูู ุดูููุชููููู.
โHadis ini menunjukkan bahwa orang yang menguap hendaknya menahan menguapnya semampunya, yaitu dengan menutup mulut dan merapatkan kedua bibirnya.โ
Beliau menyebutkan tiga adab:
1. Menahan menguap
ููููููููุธูู ู ู ูุง ุงุณูุชูุทูุงุนู
โMenahannya semampunya.โ
2. Menutup mulut dengan tangan
ยซุฅูุฐูุง ุชูุซูุงุกูุจู ุฃูุญูุฏูููู ู ููููููู ูุณููู ุจูููุฏููู ุนูููู ููููู ููุฅูููู ุงูุดููููุทูุงูู ููุฏูุฎูููยป.
โJika salah seorang dari kalian menguap maka hendaklah ia menutup mulutnya dengan tangannya karena setan masuk.โ
Beliau menjelaskan sebaiknya menggunakan tangan kiri, karena berkaitan dengan sesuatu yang kurang baik.
3. Tidak mengeluarkan suara โhaaโ
Karena dalam hadis disebutkan:
ยซููุฅูููู ุฃูุญูุฏูููู ู ุฅูุฐูุง ููุงูู: ููุงุ ุถูุญููู ุงูุดููููุทูุงููยป.
โJika seseorang mengatakan โhaaโ, maka setan menertawakannya.โ
Beliau juga menegaskan bahwa tidak ada dalil untuk membaca istiโadzah (a’udzubillahi minasy syaithonirrajiim) ketika menguap, walaupun sebagian orang melakukannya.
3. Penjelasan Syaikh Abdullah Al-Bassam (Taudhihul Ahkam 2/105)
Beliau menjelaskan hakikat menguap:
ุงููุชููุซูุงุคูุจู ุญูุฑูููุฉู ููููููู ู ููููุณูุชู ุฅูุฑูุงุฏููููุฉูุ ููุฅููููู ูุง ุชูุฃูุชูู ู ููู ููุฌููู ู ููุณููู ุฃููู ููููู ู.
โMenguap adalah gerakan pada mulut yang tidak disengaja, yang muncul akibat rasa malas atau kantuk.โ
Beliau menjelaskan bahwa hal itu berkaitan dengan setan karena:
ููุฅูููู ููุฐูุง ู ููู ุชูุณููููุทู ุงูุดููููุทูุงูู ุงูููุฐูู ููุซูุจููุทู ุงููู ูุณูููู ู ุนููู ุงููุนูุจูุงุฏูุฉู.
โHal itu merupakan bentuk pengaruh setan yang membuat seorang muslim menjadi malas dalam beribadah.โ
Beliau juga menjelaskan hikmah menutup mulut:
โKarena membuka mulut lebar ketika menguap adalah pemandangan yang tidak baik, maka dianjurkan menutupnya agar tidak terlihat oleh orang lain.โ
4. Penjelasan Imฤm al-แธคusain bin Muแธฅammad bin Saโฤซd al-Lฤโi Al-Maghribi (Badrut Tamam 2/386)
Beliau menjelaskan makna kata menguap:
“ุงูุชููุซูุงุคูุจู” ู ูุตูุฏูุฑู ุชูุซูุงุกูุจู ุงูุฑููุฌููู ุฅูุฐูุง ููุชูุญู ููุงูู ู ููู ุบูููุจูุฉู ุงููููููู ู ุฃููู ุงููุบูููููุฉู ุฃููู ููุซูุฑูุฉู ุงู ูุชูููุงุกู ุงููุจูุทููู.
โMenguap adalah membuka mulut karena rasa kantuk, kelalaian, atau karena perut yang terlalu kenyang.โ
Beliau menjelaskan bahwa hal itu dinisbatkan kepada setan karena:
ููุฃูุถูููู ุฅูููู ุงูุดููููุทูุงูู ููู ูุง ููุคูุซููุฑู ู ููู ุงููุบูููููุฉู ููุงููููุณููู ุนููู ุงูุทููุงุนูุฉู.
โMenguap dinisbatkan kepada setan karena menyebabkan kelalaian dan kemalasan dari ketaatan.โ
๐ฟ *PELAJARAN YANG BISA DIPETIK*
Menguap termasuk sesuatu yang tidak disukai dalam Islam.
Menguap sering muncul akibat malas, kenyang, atau mengantuk.
Setan menyukai keadaan malas dan lalai dari ibadah.
Seorang muslim dianjurkan menahan menguap semampunya.
Jika tidak bisa ditahan, hendaknya menutup mulut dengan tangan.
Tidak dianjurkan mengeluarkan suara ketika menguap.
Menjaga adab ketika berada di hadapan orang lain merupakan bagian dari akhlak Islam.
๐ *RELEVANSI DALAM KEHIDUPAN SAAT INI*
Dalam kehidupan sehari-hari, menguap sering terjadi ketika:
terlalu kenyang
kurang tidur
malas atau lelah
tidak fokus dalam ibadah
Karena itu, agar tidak sering menguap ketika shalat, seorang muslim dianjurkan:
menjaga pola tidur
tidak makan terlalu kenyang sebelum shalat
mempersiapkan diri sebelum ibadah
menghadirkan hati ketika shalat
Dengan demikian, shalat dapat dilakukan dengan lebih khusyu’ dan penuh kesadaran.
๐ก*KESIMPULAN*
Hadis ini mengajarkan adab penting dalam Islam, yaitu menahan menguap dan menutup mulut ketika menguap, terutama ketika sedang shalat.
Hal ini karena menguap sering muncul akibat rasa malas dan kelalaian yang disukai oleh setan. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk menjaga kesungguhan dan semangat dalam ibadah, serta menghindari segala hal yang dapat mengurangi kekhusyu’an shalat.
Dengan menjaga adab ini, seorang muslim dapat melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk, lebih sopan, dan lebih sempurna di hadapan Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู.
=====
Jika ikhwatul iman memiliki kelebihan rezeki, Anda dapat berinfaq untuk membantu perjuangan para santri kami dalam menghafal Al-Qurโan dan mempelajari ilmu Islam.
Donasi dapat digunakan untuk:
๐ Kebutuhan makan santri (beras & sembako)
๐ก Pembayaran listrik dan PDAM
๐ Operasional pembelajaran di Rumah Tahfizh
In syaa Allah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhirat. Berapapun yang Anda infakkan sangat berarti bagi keberlangsungan hidup para santri di Rumah Tahfizh Hamalatul Qurโan.
=================
Atau Anda juga dapat menjadi orang tua asuh santri dengan berdonasi Rp10.000 per hari untuk membantu kebutuhan makan dan operasional santri tahfizh kami.
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
“Barang siapa mempersiapkan pejuang di jalan Allah, maka sungguh ia juga mendapatkan pahala seperti orang yang berjuang.”
(HR. Al-Bukhari no. 2843)
=================
Mari dukung perkembangan dakwah Islam dan Rumah Tahfizh Hamalatul Qurโan melalui donasi Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF):
๐ฆ Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rek: 7177857003
a.n. Yayasan Hamalatul Qurโan Bandung
๐ฒ Mohon konfirmasi setelah transfer ke: 0895-3232-17283
=================================
Silakan dibagikan seluas-luasnya, semoga menjadi jalan kebaikan bagi kita semua ๐คฒ
ู
ููู ุฏูููู ุนูููู ุฎูููุฑู ูููููู ู
ูุซููู ุฃูุฌูุฑู ููุงุนููููู
“Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya.”
(HR. Muslim)
Terima kasih atas doa dan dukungannya.
ุฌุฒุงูู
ุงููู ุฎูุฑุง ูุซูุฑุง
๐ฑ Ikuti Media Sosial Kami:
โถ๏ธ Facebook: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โถ๏ธ Instagram: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โถ๏ธ YouTube: Hamalatul Quran TV
โถ๏ธ TikTok: @hamalatulquran19
๐ Website: https://hamalatulquranbdg.com















































