๐ ADZAN SATU KALI DAN DUA IQAMAH DALAM SHALAT JAMA’ ๐
๐๏ธ Muhammad Rivan, M.Pd
ูููููู ุนููู ุฌูุงุจูุฑู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนููููู { ุฃูููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฃูุชูู ุงููู ูุฒูุฏูููููุฉู ููุตููููู ุจูููุง ุงููู ูุบูุฑูุจู ููุงููุนูุดูุงุกู ุ ุจูุฃูุฐูุงูู ููุงุญูุฏู ููุฅูููุงู ูุชููููู }
Dan (Muslim juga meriwayatkan) dari Jabir ุฑุถู ุงููู ุนูู bahwa Nabi ๏ทบ datang ke Muzdalifah, lalu beliau shalat Maghrib dan Isya di sana dengan satu adzan dan dua iqamah (masing-masing satu iqamah untuk setiap shalat). (HR. Muslim no. 1218 dalam hadis panjang tentang manasik haji Nabi ๏ทบ)
๐ง PENJELASAN UMUM HADIS
Hadis ini menjelaskan praktik Nabi ๏ทบ ketika menjamaโ shalat Maghrib dan Isya di Muzdalifah saat haji:
โ
Shalat dilakukan dalam satu waktu (jamak taโkhir)
โ
Hanya satu adzan dikumandangkan
โ
Namun setiap shalat memiliki iqamah sendiri
Ini menunjukkan bahwa:
๐ข Adzan berfungsi sebagai pemberitahuan masuknya rangkaian shalat
๐ Iqamah tetap khusus untuk masing-masing shalat
๐ PENJELASAN PARA ULAMA
๐น Imam Ash-Shanโani โ Subulus Salam (1/420)
[ ูููููู ] ุฃููู ููู ูุณูููู ู … ุฃูุชูู ุงููู ูุฒูุฏูููููุฉู … ููุตููููู ุจูููุง ุงููู ูุบูุฑูุจู ููุงููุนูุดูุงุกู ุจูุฃูุฐูุงูู ููุฅูููุงู ูุชููููู
Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir ุฑุถู ุงููู ุนูู bahwa Nabi ๏ทบ datang ke Muzdalifah sepulang dari Arafah, lalu beliau menjamaโ Maghrib dan Isya dengan satu adzan dan dua iqamah.
ููููุฏู ุฑูููู ุงููุจูุฎูุงุฑูููู … ุฃูุฐูุงูู ููุฅูููุงู ูุฉู ููููููู ุตูููุงุฉู
Dalam riwayat Bukhari dari Ibnu Masโud disebutkan bahwa Maghrib diawali adzan dan iqamah, dan Isya juga dengan adzan dan iqamah, dan Ibnu Masโud berkata: Aku melihat Rasulullah ๏ทบ melakukannya.
๐ Penjelasan:
Ash-Shanโani menunjukkan adanya beberapa riwayat, namun hadis Jabir menegaskan pola paling kuat:
๐ satu adzan โ dua iqamah saat shalat dijamak.
๐น Syaikh Abdullah bin Shalih Al-Fauzan โ Minhah al-โAllam (1/207)
ุญุฏูุซ ุฌุงุจุฑ ุฑุถู ุงููู ุนูู ุฏููู ุนูู ุฃู ุงูุตูุงุชูู ุงูู ุฌู ูุนุชูู ูู ููุช ูุงุญุฏ ููู ุง ุฃุฐุงู ูุงุญุฏ ูุฅูุงู ุชุงู
Hadis Jabir menjadi dalil bahwa dua shalat yang dijamak dalam satu waktu cukup satu adzan, namun dua iqamah, masing-masing untuk satu shalat.
ููู ููู ุงูุดุงูุนู ูุฃุญู ุฏุ ููู ุงูุฑุงุฌุญ
Ini adalah pendapat Imam Syafiโi dan Ahmad, dan itulah pendapat yang paling kuat.
๐ Penjelasan:
Al-Fauzan menegaskan bahwa inilah praktik Nabi ๏ทบ yang paling sahih dan menjadi pegangan mayoritas ulama.
๐น Syaikh Abdullah Al-Bassam โ Taudhihul Ahkam (1/523)
ูู ุญุฏูุซ ุฌุงุจุฑู ุฏูููู ุนูู ุฃููู ุงูุตูุงุชูู ุงูู ุฌู ูุนุชูู ููู ุง ุฃุฐุงู ูุงุญุฏ ูุฅูุงู ุชุงู
Dalam hadis Jabir terdapat dalil bahwa dua shalat yang dijamak memiliki satu adzan dan dua iqamah.
๐ Penjelasan:
Al-Bassam menegaskan bahwa ini adalah pendapat terkuat dari riwayat-riwayat yang ada.
๐น Al-Imฤm al-แธคusain bin Muแธฅammad bin Saโฤซd al-LฤโiสฟAl-Maghribi โ Badrut Tamam (2/272)
ูุฏู ุนูู ุดุฑุนูุฉ ุงูุฃุฐุงู ูู ุฌู ุน ุงูุชุฃุฎูุฑ
Hadis ini menunjukkan disyariatkannya adzan dalam jamak taโkhir (seperti di Muzdalifah).
ููู ููู ุงูุฃูุซุฑ
Ini adalah pendapat mayoritas ulama.
๐ Penjelasan:
Al-Imฤm al-แธคusain bin Muแธฅammad bin Saโฤซd al-LฤโiสฟAl-Maghribi menegaskan bahwa adzan tetap disunnahkan walaupun shalat dilakukan dalam waktu gabungan.
๐ฟ PELAJARAN YANG BISA DIPETIK
โ
Jamak shalat tetap mengikuti tata cara adzan dan iqamah
โ
Syariat rapi dan teratur meskipun dalam kondisi perjalanan
โ
Iqamah tetap penting untuk tiap shalat
โ
Nabi ๏ทบ memberi contoh praktis dalam ibadah safar
๐ RELEVANSI DI ZAMAN SEKARANG
๐งญ Musafir boleh jamak shalat dengan tertib
๐ข Cukup satu adzan saat jamak
๐ Tetap iqamah tiap shalat
๐ Cocok diterapkan di perjalanan jauh, haji, safar dakwah
Islam memudahkan, tapi tidak serampangan.
๐ KESIMPULAN
Hadis Jabir ุฑุถู ุงููู ุนูู mengajarkan bahwa:
โ Shalat jamak memiliki aturan khusus
โ Cukup satu adzan untuk dua shalat
โ Namun tiap shalat tetap diawali iqamah
โ Ini sunnah Nabi ๏ทบ dan pendapat mayoritas ulama
โ Syariat seimbang antara kemudahan dan ketertiban














































