LARANGAN BERLEBIHAN DALAM MEMBANGUN MASJID DAN BERMEGAH-MEGAHAN

LARANGAN BERLEBIHAN DALAM MEMBANGUN MASJID DAN BERMEGAH-MEGAHAN

๐Ÿ“š LARANGAN BERLEBIHAN DALAM MEMBANGUN MASJID DAN BERMEGAH-MEGAHAN ๐Ÿ“š

๐Ÿ–‹๏ธ Muhammad Rivan, M.Pd

ูˆูŽุนูŽู† ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ: { ู…ูŽุง ุฃูู…ูุฑู’ุชู ุจูุชูŽุดู’ูŠููŠุฏู ุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงุฌูุฏู }

Dari Ibnu โ€˜Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma, ia berkata: Rasulullah ๏ทบ bersabda: โ€œAku tidak diperintahkan untuk meninggikan (memegahkan) bangunan masjid.โ€ (HR. Abu Dawud no. 448, dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

๐Ÿงญ PENJELASAN UMUM

Hadis ini menegaskan bahwa Islam tidak mendorong kemewahan dan berlebihan dalam membangun masjid.

๐Ÿ‘‰ Tujuan utama masjid adalah tempat ibadah, dzikir dan ilmu

๐Ÿ“Œ Bukan untuk: kebanggaan, pamer dan persaingan dunia

๐Ÿ‘‰ Hadis ini juga sejalan dengan hadis sebelumnya tentang bermegah-megahan dalam masjid sebagai tanda kiamat>

๐Ÿ“œ PENJELASAN ULAMA

1. Imam Ash-Shanโ€˜ani โ€“ Subulus Salam (2/56)

ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ูููŠู‡ู ุฏูŽู„ูŽุงู„ูŽุฉูŒ ู…ููู’ู‡ูู…ูŽุฉูŒ ุจููƒูŽุฑูŽุงู‡ูŽุฉู ุฐูŽู„ููƒูŽ

โ€œHadis ini menunjukkan isyarat dibencinya perbuatan tersebut.โ€

ูˆูŽุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุดู’ุฑูŽุงุทู ุงู„ุณู‘ูŽุงุนูŽุฉู

โ€œDan itu termasuk tanda-tanda kiamat.โ€

ูˆูŽุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุง ูŠูุญูุจู‘ู ุชูŽุดู’ูŠููŠุฏูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงุฌูุฏู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉู

โ€œDan Allah tidak mencintai pembangunan masjid kecuali diisi dengan ketaatan.โ€

๐Ÿ‘‰ Penjelasan: Berlebihan dalam masjid adalah tercela. Jika kosong dari ibadah โ†’ tidak bernilai di sisi Allah

2. Syaikh Abdullah Al-Fauzan โ€“ Minhah al-โ€˜Allam (1/388)

ู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ู: (ู„ูŽุง ุชูŽู‚ููˆู…ู ุงู„ุณู‘ูŽุงุนูŽุฉู)

โ€œYang dimaksud โ€˜as-sฤโ€˜ahโ€™ adalah hari kiamat besar.โ€

ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุชูŽุจูŽุงู‡ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงุฌูุฏู

โ€œYakni manusia saling berbangga dalam membangun masjid.โ€

ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู: ู…ูŽุณู’ุฌูุฏููŠ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ู ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽุฑู’ููŽุนู

โ€œSeperti berkata: masjidku lebih bagus atau lebih tinggi.โ€

๐Ÿ‘‰ Penyebabnya:

ู…ูู†ู’ ุบูŽู„ูŽุจูŽุฉู ุงู„ู’ุฌูŽู‡ู’ู„ู ูˆูŽู†ูŽู‚ู’ุตู ุงู„ุฏู‘ููŠู†ู ูˆูŽุถูŽุนู’ูู ุงู„ู’ุฅููŠู…ูŽุงู†ู

โ€œKarena dominasi kebodohan, kurangnya agama, dan lemahnya iman.โ€

๐Ÿ“Œ Atsar:

ูŠูŽุชูŽุจูŽุงู‡ูŽูˆู’ู†ูŽ ุจูู‡ูŽุง ุซูู…ู‘ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุนู’ู…ูุฑููˆู†ูŽู‡ูŽุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ู‚ูŽู„ููŠู„ู‹ุง

โ€œMereka bermegah-megahan dengannya, namun tidak memakmurkannya kecuali sedikit.โ€

๐Ÿ‘‰ Penjelasan: Masjid megah tidak menjamin masjid hidup

3. Syaikh Abdullah Al-Bassam โ€“ Taudhihul Ahkam (2/137)

ุงู„ุชู‘ูŽุจูŽุงู‡ููŠ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงุฌูุฏู ู‡ููˆูŽ ุงู„ุชู‘ูŽููŽุงุฎูุฑู ุจูุญูุณู’ู†ู ุจูู†ูŽุงุฆูู‡ูŽุง ูˆูŽุฒูุฎู’ุฑูููŽุชูู‡ูŽุง

โ€œBermegah-megahan adalah membanggakan keindahan dan hiasan masjid.โ€

ูˆูŽุนูู„ููˆู‘ูู‡ูŽุง ูˆูŽุงุฑู’ุชูููŽุงุนูู‡ูŽุง

โ€œDan ketinggian bangunannya.โ€

๐Ÿ‘‰ Bahaya:

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ูŽ ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุจูŽู„ู’ ู„ูู„ุฑู‘ููŠูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูู…ู’ุนูŽุฉู

โ€œAmal itu bukan karena Allah, tetapi karena riya dan ingin dipuji.โ€

๐Ÿ“Œ Hadis Qudsi:

ู…ูŽู†ู’ ุนูŽู…ูู„ูŽ ุนูŽู…ูŽู„ู‹ุง ุฃูŽุดู’ุฑูŽูƒูŽ ู…ูŽุนููŠ ูููŠู‡ู ุบูŽูŠู’ุฑููŠ ุชูŽุฑูŽูƒู’ุชูู‡ู ูˆูŽุดูุฑู’ูƒูŽู‡ู

โ€œBarang siapa beramal dengan menyekutukan-Ku, Aku tinggalkan dia dan syiriknya.โ€

๐Ÿ‘‰ Penjelasan: Amal bisa batal karena niat yang rusak

4. Imam Al-Maghribi โ€“ Badrut Tamam (2/410)

ูŠูŽุฃู’ุชููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุฒูŽู…ูŽุงู†ูŒ ูŠูŽุชูŽุจูŽุงู‡ูŽูˆู’ู†ูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงุฌูุฏู

โ€œAkan datang suatu masa umatku bermegah-megahan dengan masjid.โ€

ุซูู…ู‘ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุนู’ู…ูุฑููˆู†ูŽู‡ูŽุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ู‚ูŽู„ููŠู„ู‹ุง

โ€œKemudian mereka tidak memakmurkannya kecuali sedikit.โ€

ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุฑูŽุงุฏู ุจูุนูู…ูŽุงุฑูŽุชูู‡ูŽุง ู‚ูŽู„ููŠู„ู‹ุง: ุงู„ุฐู‘ููƒู’ุฑู ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู

โ€œYang dimaksud sedikit memakmurkan adalah dzikir dan shalat.โ€

๐Ÿ‘‰ Penjelasan: Hakikat masjid adalah ibadah, bukan bangunan

๐ŸŽฏ PELAJARAN YANG BISA DIPETIK

– Berlebihan dalam membangun masjid adalah tercela
– Termasuk tanda dekatnya kiamat
– Riya dapat merusak amal
– Memakmurkan masjid lebih utama daripada menghiasnya
– Ibadah adalah ruh masjid
– Kesederhanaan adalah sunnah

๐ŸŒ RELEVANSI DI ZAMAN SEKARANG

Fenomena hari ini sangat nyata:

๐Ÿ‘‰ Banyak masjid megah, indah dan mahal. Namun sepi jamaah dan minim kajian

๐Ÿ“Œ Bahkan lebih bangga desain, daripada ibadah

๐Ÿ‘‰ Solusi: Hidupkan masjid dengan shalat berjamaah, perbanyak dzikir dan ilmu serta uruskan niat.

๐Ÿ’ก KESIMPULAN

Hadis ini mengajarkan bahwa:

โœ… Kemegahan masjid bukan tujuan utama
โœ… Bermegah-megahan adalah tanda kiamat
โœ… Amal bisa rusak karena riya
โœ… Masjid yang hidup adalah yang penuh ibadah

โœจ Maka hendaknya kita:

memperbaiki niat
memakmurkan masjid
tidak tertipu oleh kemegahan dunia

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang memakmurkan masjid dengan ikhlas ๐Ÿคฒ

Jika ikhwatul iman memiliki kelebihan rezeki, Anda dapat berinfaq untuk membantu perjuangan para santri kami dalam menghafal Al-Qurโ€™an dan mempelajari ilmu Islam.
Donasi dapat digunakan untuk:
๐Ÿš Kebutuhan makan santri (beras & sembako)
๐Ÿ’ก Pembayaran listrik dan PDAM
๐Ÿ“š Operasional pembelajaran di Rumah Tahfizh
In syaa Allah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhirat. Berapapun yang Anda infakkan sangat berarti bagi keberlangsungan hidup para santri di Rumah Tahfizh Hamalatul Qurโ€™an.
=================
Atau Anda juga dapat menjadi orang tua asuh santri dengan berdonasi Rp10.000 per hari untuk membantu kebutuhan makan dan operasional santri tahfizh kami.
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
“Barang siapa mempersiapkan pejuang di jalan Allah, maka sungguh ia juga mendapatkan pahala seperti orang yang berjuang.”
(HR. Al-Bukhari no. 2843)
=================
Mari dukung perkembangan dakwah Islam dan Rumah Tahfizh Hamalatul Qurโ€™an melalui donasi Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF):
๐Ÿฆ Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rek: 7177857003
a.n. Yayasan Hamalatul Qurโ€™an Bandung
๐Ÿ“ฒ Mohon konfirmasi setelah transfer ke: 0895-3232-17283
=================================
Silakan dibagikan seluas-luasnya, semoga menjadi jalan kebaikan bagi kita semua ๐Ÿคฒ

ู…ูŽู†ู’ ุฏูŽู„ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู„ูŽู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูŽุฌู’ุฑู ููŽุงุนูู„ูู‡ู

“Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya.”
(HR. Muslim)
Terima kasih atas doa dan dukungannya.

ุฌุฒุงูƒู… ุงู„ู„ู‡ ุฎูŠุฑุง ูƒุซูŠุฑุง

๐Ÿ“ฑ Ikuti Media Sosial Kami:
โ–ถ๏ธ Facebook: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โ–ถ๏ธ Instagram: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โ–ถ๏ธ YouTube: Hamalatul Quran TV
โ–ถ๏ธ TikTok: @hamalatulquran19
๐ŸŒ Website: https://hamalatulquranbdg.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *