MENJAUHKAN SESUATU YANG MENGGANGGU KONSENTRASI DALAM SHALAT

MENJAUHKAN SESUATU YANG MENGGANGGU KONSENTRASI DALAM SHALAT

๐Ÿ“š MENJAUHKAN SESUATU YANG MENGGANGGU KONSENTRASI DALAM SHALAT ๐Ÿ“š

๐Ÿ–‹๏ธ Muhammad Rivan, M.Pd

ูˆูŽุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ : { ูƒูŽุงู†ูŽ ู‚ูุฑูŽุงู…ูŒ ู„ูุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุณูŽุชูŽุฑูŽุชู’ ุจูู‡ู ุฌูŽุงู†ูุจูŽ ุจูŽูŠู’ุชูู‡ูŽุงุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ: ุฃูŽู…ููŠุทููŠ ุนูŽู†ู‘ูŽุง ู‚ูุฑูŽุงู…ูŽูƒู ู‡ูŽุฐูŽุง ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ุชูŽุฒูŽุงู„ู ุชูŽุตูŽุงูˆููŠุฑูู‡ู ุชูŽุนู’ุฑูุถู ู„ููŠ ูููŠ ุตูŽู„ูŽุงุชููŠ }. ุฑูŽูˆูŽุงู‡ู ุงู„ู’ุจูุฎูŽุงุฑููŠู‘ู (ุญูŽุฏููŠุซ ุฑู‚ู… 374).

Dari (Aisyah) radhiyallahu โ€˜anha, ia berkata: โ€œDahulu aku memiliki tirai bergambar yang aku gunakan untuk menutup salah satu sisi rumahku. Lalu Nabi ๏ทบ berkata kepadaku: โ€˜Singkirkanlah tirai ini dari kami, karena gambar-gambarnya selalu terbayang di hadapanku ketika aku sedang shalat.โ€™โ€ (HR. Bukhari)

๐Ÿ“– PENJELASAN SECARA UMUM

Hadis ini menjelaskan tentang

pentingnya menjaga kekhusyukan dalam shalat. Rasulullah ๏ทบ melihat tirai (ู‚ูุฑูŽุงู…) milik Aisyah yang memiliki gambar atau corak tertentu. Walaupun hanya berupa hiasan rumah biasa, gambar tersebut ternyata mengganggu konsentrasi beliau ketika shalat.

Karena itu Nabi ๏ทบ meminta agar tirai tersebut disingkirkan dari tempat shalatnya. Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan kualitas ibadah, khususnya shalat yang menuntut kehadiran hati, ketenangan, dan fokus kepada Allah.

Namun para ulama menjelaskan bahwa shalat tidak batal hanya karena terganggu oleh sesuatu, tetapi sebaiknya segala hal yang bisa mengganggu konsentrasi dihindari.

๐Ÿ“œ PENJELASAN PARA ULAMA

1. Penjelasan Imam Ash-Shanโ€™ani (Subulus Salam, 2/28)

Imam Muhammad bin Ismail Ash-Shanโ€™ani berkata:

ู‚ูŽุงู„ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุฏูŽู„ูŽุงู„ูŽุฉูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅูุฒูŽุงู„ูŽุฉู ู…ูŽุง ูŠูุดูŽูˆู‘ูุดู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุตูŽู„ู‘ููŠ ุตูŽู„ูŽุงุชูŽู‡ู ู…ูู…ู‘ูŽุง ูููŠ ู…ูŽู†ู’ุฒูู„ูู‡ูุŒ ุฃูŽูˆู’ ูููŠ ู…ูŽุญูŽู„ู‘ู ุตูŽู„ูŽุงุชูู‡ูุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุฏูŽู„ููŠู„ูŽ ูููŠู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุจูุทู’ู„ูŽุงู†ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูุŒ ูˆูŽู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽู…ู’ ูŠูุฑู’ูˆูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฃูŽุนูŽุงุฏูŽู‡ูŽุง.

โ€œDalam hadis ini terdapat dalil bahwa dianjurkan menghilangkan segala sesuatu yang dapat mengganggu shalat seseorang, baik yang berada di rumahnya maupun di tempat shalatnya. Namun hadis ini tidak menunjukkan batalnya shalat, karena tidak diriwayatkan bahwa Nabi ๏ทบ mengulang shalatnya.โ€

Penjelasan:
Hadis ini menunjukkan adab dalam shalat, bukan hukum batalnya shalat. Jika seseorang terganggu oleh sesuatu di depannya, shalatnya tetap sah, tetapi sebaiknya ia menghilangkan gangguan tersebut agar shalatnya lebih khusyuk.

2. Penjelasan Syaikh Abdullah Al-Fauzan (Minhah al-โ€˜Allam, 1/354)

Beliau menjelaskan:

ุงูŽู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุฏูŽู„ููŠู„ูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽู†ู’ุจูŽุบููŠ ู„ูู„ู’ู…ูุตูŽู„ู‘ููŠ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฌู’ุชูŽู†ูุจูŽ ูƒูู„ู‘ูŽ ู…ูŽุง ูŠูŽุดู’ุบูŽู„ูู‡ู ูˆูŽูŠูู„ู’ู‡ููŠู‡ู ุนูŽู†ู’ ุตูŽู„ูŽุงุชูู‡ู ู…ูู†ู’ ู†ูู‚ููˆุดู ุฃูŽูˆู’ ุชูŽุตูŽุงูˆููŠุฑูŽ ุฃูŽูˆู’ ูƒูุชูŽุงุจูŽุงุชูุŒ ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ ูŠูุทู’ู„ูŽุจู ูููŠู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฎูุดููˆุนู ุจูุญูุถููˆุฑู ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู ูˆูŽุณููƒููˆู†ู ุงู„ู’ุจูŽุฏูŽู†ู ูˆูŽุงู„ู’ุฅูู‚ู’ุจูŽุงู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰.

โ€œHadis ini menunjukkan bahwa seorang yang shalat hendaknya menjauhi segala sesuatu yang dapat menyibukkan dan melalaikannya dari shalat, seperti ukiran, gambar, atau tulisan. Karena dalam shalat dituntut adanya kekhusyukan dengan menghadirkan hati, ketenangan badan, dan menghadap kepada Allah Taโ€™ala.โ€

Beliau juga menukil perkataan Ibnu Rajab:

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงุจู’ู†ู ุฑูŽุฌูŽุจู: ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุฏูŽู„ููŠู„ูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงุณู’ุชูุญู’ุจูŽุงุจู ุงู„ุชู‘ูŽุจูŽุงุนูุฏู ุนูŽู†ู ุงู„ู’ุฃูŽุณู’ุจูŽุงุจู ุงู„ู’ู…ูู„ู’ู‡ููŠูŽุฉู ุนูŽู†ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู.

โ€œDalam hadis ini terdapat dalil dianjurkannya menjauh dari sebab-sebab yang melalaikan dari shalat.โ€

Penjelasan:
Karena itu para ulama menganjurkan agar orang yang shalat melihat ke tempat sujudnya, agar fokus dan tidak terganggu oleh hal lain.

3. Penjelasan Syaikh Abdullah Al-Bassam (Taudhihul Ahkam, 2/97)

Beliau menjelaskan beberapa pelajaran dari hadis ini:

ุงูุณู’ุชูุญู’ุจูŽุงุจู ุฅูุจู’ุนูŽุงุฏู ูƒูู„ู‘ู ู…ูŽุง ูŠูŽุดู’ุบูŽู„ู ุงู„ู’ู…ูุตูŽู„ู‘ููŠ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู„ู’ูˆูŽุงู†ู ูˆูŽุฒูŽุฎูŽุงุฑูููŽ ุชูŽูƒููˆู†ู ูููŠ ู‚ูุจู’ู„ูŽุชูู‡ูุŒ ูˆูŽุตููŠูŽุงู†ูŽุฉู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ุนูŽู†ู’ ูƒูู„ู‘ู ู…ูŽุง ูŠูู„ู’ู‡ููŠู‡ู.

โ€œDisunnahkan menjauhkan segala sesuatu yang dapat menyibukkan orang yang shalat, seperti warna atau hiasan yang berada di arah kiblatnya.โ€

Beliau juga menjelaskan:

ู„ูุจู‘ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽุฑููˆุญูู‡ูŽุง ุญูุถููˆุฑู ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูุดููˆุนู.

โ€œInti dan ruh shalat adalah hadirnya hati dan kekhusyukan.โ€

Beliau juga menjelaskan bahwa masjid tidak seharusnya dipenuhi hiasan yang berlebihan, karena hal itu bisa mengganggu orang yang sedang shalat.

4. Penjelasan Imam Al-Maghribi (Badrut Tamam, 2/381)

Beliau berkata:

ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุฏูŽู„ูŽุงู„ูŽุฉูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ ู„ูŽุง ุชูŽูู’ุณูุฏู ุจูุฐูŽู„ููƒูŽุ› ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽู‚ู’ุทูŽุนู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุนูุฏู’ู‡ูŽุง.

โ€œDalam hadis ini terdapat dalil bahwa shalat tidak menjadi rusak (batal) karena hal tersebut, karena Nabi ๏ทบ tidak memutus shalatnya dan tidak mengulanginya.โ€

๐ŸŒฟ PELAJARAN YANG BISA DIPETIK

Shalat menuntut kekhusyukan dan kehadiran hati.

Segala sesuatu yang dapat mengganggu konsentrasi shalat sebaiknya dihindari.

Gambar atau hiasan di depan orang shalat dapat mengurangi kekhusyukan.

Shalat tetap sah walaupun ada gangguan kecil selama rukun shalat tetap terpenuhi.

Islam mengajarkan kesederhanaan dalam tempat ibadah.

Nabi ๏ทบ sebagai manusia juga bisa mengalami gangguan pikiran, namun beliau segera mengatasinya.

๐ŸŒŽ RELEVANSI DALAM KEHIDUPAN SAAT INI

Hadis ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Banyak hal yang bisa mengganggu kekhusyukan shalat, seperti:

HP yang menyala atau berbunyi

Televisi yang masih menyala

Dekorasi masjid yang terlalu ramai

Karpet atau sajadah dengan motif mencolok

Lalu lintas orang di depan orang shalat

Karena itu, seorang muslim hendaknya berusaha menciptakan lingkungan yang tenang saat shalat, agar ibadahnya lebih khusyuk.

๐Ÿ’กKESIMPULAN

Hadis ini mengajarkan bahwa kekhusyukan adalah ruh shalat. Rasulullah ๏ทบ sampai meminta agar tirai bergambar disingkirkan karena mengganggu konsentrasi beliau dalam shalat.

Para ulama menjelaskan bahwa shalat tetap sah walaupun ada gangguan, tetapi seorang muslim dianjurkan untuk menjauhkan segala sesuatu yang dapat mengganggu konsentrasi ibadahnya.

Dengan menjaga lingkungan shalat yang tenang dan sederhana, seorang muslim dapat lebih mudah menghadirkan hati dan merasakan kedekatan dengan Allah dalam shalatnya.

============
๐ŸŒฟโœจ Yayasan Hamalatul Qurโ€™an Bandung โœจ๐ŸŒฟ

Menerima titipan donasi:
Zakat Fitrah โ€ข Fidyah โ€ข Sedekah โ€ข Infaq โ€ข Wakaf โ€ข serta ZISWAF lainnya.

Mari dukung perkembangan dakwah Islam dan kemajuan Rumah Tahfizh Hamalatul Qurโ€™an melalui donasi terbaik Anda.

Salurkan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) melalui:

๐Ÿฆ Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rek: 7177857003
a.n. Yayasan Hamalatul Qurโ€™an Bandung

๐Ÿ“ฒ Mohon konfirmasi setelah transfer ke: 0895-3232-17283

=================================

Silakan dibagikan seluas-luasnya.
Semoga menjadi jalan kebaikan dan pahala untuk kita semua ๐Ÿคฒ

ู…ูŽู†ู’ ุฏูŽู„ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู„ูŽู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูŽุฌู’ุฑู ููŽุงุนูู„ูู‡ู
“Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)

Terima kasih atas kepercayaan dan doa Anda.
ุฌุฒุงูƒู… ุงู„ู„ู‡ ุฎูŠุฑุง ูƒุซูŠุฑุง

๐Ÿ“ฑ Ikuti Media Sosial Kami:
โ–ถ๏ธ Facebook: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โ–ถ๏ธ Instagram: @rumah_tahfizh_hamalatulquran
โ–ถ๏ธ YouTube: Hamalatul Quran TV
โ–ถ๏ธ TikTok: @hamalatulquran19
๐ŸŒ Website: https://hamalatulquranbdg.com

Semoga setiap rupiah yang dititipkan menjadi amal shalih dan jariyah yang terus mengalir hingga akhirat

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *