๐ซ LARANGAN SHAUM SEBELUM RAMADHAN
ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนููููู ููุงูู : ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู : { ููุง ุชูููุฏููู ููุง ุฑูู ูุถูุงูู ุจูุตูููู ู ููููู ู ููููุง ููููู ูููููุ ุฅููููุง ุฑูุฌููู ููุงูู ููุตููู ู ุตูููู ูุง ููููููุตูู ููู }
Dari Abu Hurairah ุฑุถู ุงููู ุนูู, Rasulullah ๏ทบ bersabda: โJanganlah kalian mendahului Ramadhan dengan shaum sehari atau dua hari, kecuali seseorang yang memang memiliki kebiasaan shaum, maka hendaklah ia tetap melakukannya.โ (Muttafaq ‘alaih, HR. al-Bukhฤrฤซ no. 1914 dan Muslim no. 1082)
๐ง PENJELASAN SECARA UMUM
Hadis ini menegaskan bahwa shaum menjelang Ramadhan dengan maksud berjaga-jaga (iแธฅtiyฤแนญ) adalah terlarang.
Larangan ini bertujuan:
โช Menjaga batas syariat
โช Membedakan shaum wajib dan sunnah
โช Menghindari sikap berlebihan dalam agama
Namun dikecualikan bagi:
โ Orang yang memiliki kebiasaan shaum rutin
โ Orang yang menjalankan shaum wajib (qadha, nazar, kaffarat)
๐ PENJELASAN PARA ULAMA
๐ Imam Muhammad bin Ismฤโฤซl al-Amฤซr al-Kaแธฅlฤnฤซ aแนฃ-แนขhanโฤnฤซ โ Subulus Salam (5/292)
ุงููุญูุฏููุซู ุฏูููููู ุนูููู ุชูุญูุฑููู ู ุตูููู ู ููููู ู ุฃููู ููููู ููููู ููุจููู ุฑูู ูุถูุงูู …
Hadis ini menjadi dalil haramnya shaum sehari atau dua hari sebelum Ramadhan.
Beliau menukil perkataan at-Tirmidzi bahwa para ulama memakruhkan mendahului Ramadhan dengan shaum karena kekhususan hukum Ramadhan.
Kemudian Ash-Shanโani menegaskan:
Larangan ini bersifat umum, kecuali bagi yang memang memiliki kebiasaan shaum rutin, sebagaimana disebutkan langsung oleh Nabi ๏ทบ.
โก Artinya: tidak boleh seseorang sengaja โmenyambut Ramadhanโ dengan shaum.
๐ Syaikh Abdullah bin Shalih Al-Fauzan โ Minhah al-โAllam (1/246)
ุงูุญุฏูุซ ุฏููู ุนูู ุงูููู ุนู ุงูุตูุงู ูุจู ุซุจูุช ุฏุฎูู ุฑู ุถุงู … ููุฐุง ุงูููู ู ุญู ูู ุนูู ุงูุชุญุฑูู ุนูู ุงูููู ุงูุฑุงุฌุญ
Hadis ini menunjukkan larangan shaum sebelum pasti masuk Ramadhan, baik karena kehati-hatian maupun sekadar sunnah, dan larangan ini โ menurut pendapat terkuat โ menunjukkan keharaman.
Beliau menjelaskan pengecualian:
โ
Yang punya kebiasaan shaum tertentu
โ
Yang melakukan shaum wajib
Dan menyebut hikmahnya:
* Memisahkan ibadah wajib dan sunnah
* Mengikuti hukum rukyat hilal
* Menjaga semangat Ramadhan
๐ Syaikh Abdullah Al-Bassam โ Taudhihul Ahkam (5/2)
Beliau merinci:
ุงูููู ุนู ุชูุฏู ุดูุฑ ุฑู ุถุงู ุจุตูุงู ููู ุฃู ููู ูู
Larangan mendahului Ramadhan dengan shaum.
Namun:
ุงูุฑุฎุตุฉ ูู ู ูู ุนุงุฏุฉ ุตูุงู
Ada keringanan bagi yang punya kebiasaan shaum.
Hikmahnya:
โ Menjaga batas syariat
โ Menghindari sikap berlebih-lebihan
โ Menguatkan hukum rukyat hilal
Dan beliau menegaskan:
Shaum wajib tetap harus didahulukan meskipun mendekati Ramadhan.
๐ Al-Imฤm al-แธคusain bin Muแธฅammad bin Saโฤซd al-Lฤโiสฟ al-Maghribฤซ โ Badrut Tamฤm (2/302)
Beliau menjelaskan:
ุญูู ุงูุตูุงู ู ุนูู ุจุงูุฑุคูุฉ ูู ู ุชูุฏู ุจููู ุฃู ููู ูู ููุฏ ุญุงูู ุงูุทุนู ูู ุฐูู ุงูุญูู
Hukum shaum bergantung pada rukyat hilal. Maka siapa yang mendahuluinya sehari atau dua hari seakan menyalahi ketetapan syariat.
Adapun pengecualian:
โ Shaum qadha dan nazar
Karena itu bukan menyambut Ramadhan, tetapi menjalankan sebab syarโi.
๐ PELAJARAN YANG BISA DIPETIK
โ
Syariat punya batas yang jelas
โ
Tidak semua โkehati-hatianโ benar
โ
Ibadah harus sesuai tuntunan Nabi ๏ทบ
โ
Islam menolak sikap berlebihan
๐ RELEVANSI HARI INI
Di zaman sekarang banyak yang:
๐ Shaum lebih awal karena takut salah awal Ramadhan
๐ Menganggap makin cepat makin baik
Hadis ini meluruskan:
โก Ketaatan bukan diukur dari lebih cepat, tapi dari kesesuaian dengan sunnah
โ KESIMPULAN
๐ด Haram (atau makruh/minimal terlarang keras) mendahului Ramadhan dengan shaum sehari atau dua hari
๐ข Boleh bagi yang punya kebiasaan shaum atau shaum wajib
๐ Hikmahnya menjaga kemurnian syariat dan menghindari sikap ekstrem














































