ASAL ASUL DISYARI’ATKANNYA ADZAN – Syarah Hadis Bulughul Maram (Ustadz Muhammad Rivan, M.Pd)

ASAL ASUL DISYARI’ATKANNYA ADZAN – Syarah Hadis Bulughul Maram (Ustadz Muhammad Rivan, M.Pd)

ASAL ASUL DISYARI’ATKANNYA ADZAN

๐Ÿ–‹๏ธ Muhammad Rivan, M.Pd

ุนูŽู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจู’ู†ู ุฒูŽูŠู’ุฏู ุจู’ู†ู ุนูŽุจู’ุฏู ุฑูŽุจู‘ูู‡ู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุทูŽุงููŽ ุจููŠ โ€“ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ู†ูŽุงุฆูู…ูŒ โ€“ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุชูŽู‚ููˆู„ู: ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑูุŒ ููŽุฐูŽูƒูŽุฑูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุฐูŽุงู†ูŽ ุจูุชูŽุฑู’ุจููŠุนู ุงู„ุชู‘ูŽูƒู’ุจููŠุฑู ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุชูŽุฑู’ุฌููŠุนูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุฅูู‚ูŽุงู…ูŽุฉูŽ ููุฑูŽุงุฏูŽู‰ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู‚ูŽุฏู’ ู‚ูŽุงู…ูŽุชู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู. ู‚ูŽุงู„ูŽ: ููŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุฃูŽุตู’ุจูŽุญู’ุชู ุฃูŽุชูŽูŠู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ๏ทบ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ู„ูŽุฑูุคู’ูŠูŽุง ุญูŽู‚ู‘ูŒโ€ฆ

Dari Abdullah bin Zaid bin โ€˜Abdi Rabbih radhiyallฤhu โ€˜anhu, ia berkata: โ€œDalam mimpiku datang seorang laki-laki kepadaku lalu berkata: โ€˜Ucapkanlah: Allahu Akbar, Allahu Akbarโ€ฆโ€™ kemudian ia menyebutkan lafaz adzan dengan empat kali takbir tanpa tarjiโ€˜, dan iqamah dibaca satu kali-satu kali kecuali โ€˜qad qฤmatis shalฤhโ€™.
Ketika pagi hari aku menemui Rasulullah ๏ทบ dan menceritakannya, maka beliau bersabda: โ€˜Sesungguhnya itu adalah mimpi yang benar.โ€™โ€ (HR. Ahmad no. 16438; Abu Dawud no. 499; at-Tirmidzi no. 189; Ibnu Khuzaimah, Shahih Ibnu Khuzaimah jilid 1 halaman 188)

Hadis ini menceritakan bagaimana Rasulullah ๏ทบ mencari cara untuk mengumpulkan kaum muslimin ketika waktu shalat tiba. Para sahabat mengusulkan lonceng seperti Nasrani, terompet seperti Yahudi, dan api seperti Majusi. Namun Allah memberi petunjuk melalui mimpi Abdullah bin Zaid ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ tentang lafaz adzan, yang kemudian dibenarkan Nabi ๏ทบ sebagai mimpi yang benar dan diperintahkan untuk diamalkan.

Dari sinilah adzan menjadi syiar Islam sampai hari kiamat.

๐Ÿง  Penjelasan Umum Hadis

Hadis ini menunjukkan bahwa:

* Adzan bukan hasil ijtihad manusia semata, tapi petunjuk dari Allah

* Tujuannya untuk memanggil manusia kepada shalat

* Menjadi tanda masuk waktu shalat

* Menjadi simbol dan identitas umat Islam

Adzan bukan sekadar suara, tapi seruan tauhid yang menggema setiap hari.

๐Ÿ“œ Penjelasan Para Ulama

๐Ÿ“Œ Imam Ash-Shanโ€˜ani โ€“ Subul as-Salam (1/41)

ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุฏูŽู„ููŠู„ูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุดู’ุฑููˆุนููŠู‘ูŽุฉู ุงู„ู’ุฃูŽุฐูŽุงู†ู ู„ูู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูุŒ ุฏูุนูŽุงุกู‹ ู„ูู„ู’ุบูŽุงุฆูุจููŠู†ูŽ ู„ููŠูŽุญู’ุถูุฑููˆุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู„ูุฅูุนู’ู„ูŽุงู…ู ุจูุฏูุฎููˆู„ู ูˆูŽู‚ู’ุชูู‡ูŽุง ุฃูŽูŠู’ุถู‹ุง…
ูˆูŽู„ูŽุง ุดูŽูƒู‘ูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุดูุนูŽุงุฑู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ุฅูุณู’ู„ูŽุงู…ูุŒ ูˆูŽู…ูู†ู’ ู…ูŽุญูŽุงุณูู†ู ู…ูŽุง ุดูŽุฑูŽุนูŽู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู…

Hadis ini menjadi dalil disyariatkannya adzan untuk shalat, sebagai panggilan bagi orang-orang yang tidak hadir agar datang ke shalat, sekaligus sebagai pemberitahuan bahwa waktu shalat telah masuk.

Tidak diragukan bahwa adzan termasuk syiar besar Islam dan salah satu syariat Allah yang paling indah.

๐Ÿ“Œ Abdullah bin Shalih Al-Fauzan โ€“ Minhah al-โ€˜Allam (1/185)

ุงู„ุญุฏูŠุซ ุฏู„ูŠู„ ุนู„ู‰ ู…ุดุฑูˆุนูŠุฉ ุงู„ุฃุฐุงู†ุŒ ู„ุฅุธู‡ุงุฑ ุดุนุงุฆุฑ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ุŒ ูˆุฅุนู„ุงู… ุงู„ู†ุงุณ ุจุฏุฎูˆู„ ูˆู‚ุช ุงู„ุตู„ุงุฉุŒ ูˆุฏุนุงุฆู‡ู… ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ุณุงุฌุฏ ู„ุฃุฏุงุก ูุฑูŠุถุฉ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰…

Hadis ini menunjukkan disyariatkannya adzan untuk menampakkan syiar Islam, memberitahu manusia bahwa waktu shalat telah masuk, dan mengajak mereka ke masjid untuk menunaikan kewajiban kepada Allah.

Beliau juga menegaskan bahwa yang paling utama dalam adzan adalah takbir empat kali di awalnya, dan iqamah dibaca singkat kecuali pada takbir dan โ€œqad qฤmatis shalฤhโ€.

๐Ÿ“Œ Abdullah Al-Bassam โ€“ Taudhi al-Ahkam (1/510)

ุฏู„ู‘ูŽ ุงู„ุญุฏูŠุซู ุนู„ู‰ ู…ุดุฑูˆุนูŠุฉ ุงู„ุฃุฐุงู† ู„ุฏุนุงุก ุงู„ุบุงุฆุจูŠู† ุฅู„ู‰ ุงู„ุตู„ุงุฉ ููŠ ุงู„ู…ุณุงุฌุฏ
ูˆู…ุดุฑูˆุนูŠุฉ ุงู„ุดูุน ููŠ ุงู„ุฃุฐุงู†
ูˆู…ุดุฑูˆุนูŠุฉ ุฅูุฑุงุฏ ุงู„ุฅู‚ุงู…ุฉ ุฅู„ุง ุงู„ุชูƒุจูŠุฑ ูˆยซู‚ุฏ ู‚ุงู…ุช ุงู„ุตู„ุงุฉยป
ูˆุงู„ุฃูุถู„ ุชุฑูƒ ุงู„ุชุฑุฌูŠุน

Hadis ini menunjukkan:

* Disyariatkannya adzan untuk memanggil orang yang belum hadir ke masjid

* Adzan dibaca dengan pengulangan lafaz (seperti takbir empat kali)

* Iqamah dibaca singkat kecuali takbir dan โ€œqad qฤmatis shalฤhโ€

* Yang lebih utama adalah meninggalkan tarjiโ€˜ (pengulangan syahadat pelan lalu keras)

๐ŸŒฟ Pelajaran yang Bisa Dipetik

โœ… Adzan adalah panggilan langsung dari Allah
โœ… Islam menjaga identitas ibadahnya sendiri
โœ… Syariat dibuat penuh hikmah dan kemudahan
โœ… Perbedaan lafaz dalam sunnah adalah rahmat
โœ… Shalat adalah pusat kehidupan seorang muslim

๐ŸŒŽ Relevansi di Zaman Sekarang

Hari ini adzan:

๐Ÿ“ข Mengingatkan manusia di tengah kesibukan dunia
๐Ÿ“ฑ Mengalahkan suara notifikasi duniawi
๐Ÿ•Œ Menyatukan umat dalam waktu ibadah yang sama
๐ŸŒ Menjadi dakwah tauhid yang terdengar global

Di dunia modern, adzan tetap alarm langit bagi hati manusia.

๐Ÿ’ก Kesimpulan

โœ” Adzan disyariatkan langsung oleh Allah melalui wahyu
โœ” Berfungsi sebagai panggilan shalat dan tanda waktu
โœ” Merupakan syiar besar Islam
โœ” Lafaznya memiliki beberapa bentuk sah dalam sunnah
โœ” Iqamah dipersingkat karena untuk yang sudah hadir

โœจ Adzan adalah seruan hidup seorang muslim โ€” bukan sekadar tradisi, tapi ibadah agung.

=================
Jika ikhwatu Iman punya kelebihan harta, bisa diinfakka untuk membantu perjuangan santri santri kami menghafal Quran dan belajar studi Islam untuk kebutuhan makannya (bisa berupa beras dan sembako), kebutuhan bayar listrik, PDAM dan operasional pembelajaran..

In syaaAllah akan menjadi amal jariyah yg terus mengalir hingga ke surga-Nya.. Berapapun yang ikhwatu Iman infakkan sangat berharga untuk keberlangsungan hidup santri santri kami di Rumah Tahfizh Hamalatul Quran..

====================
Atau Ikhwatu Iman bisa bergabung menjadi orang tua asuh santri kami dengan berdonasi satu hari 10rb untuk makan & operasional santri tahfizh kami setiap hari…

“Barang siapa yg mempersiapkan pejuang di jalan Allah, maka sungguh dia termasuk yang berjuang pula” (HR. Al-Bukhari no. 2843)

====================
Dukung perkembangan Dakwah Islam, dan Perkembangan Rumah Tahfizh Hamalatul Quran kami melalui Donasi dengan menyalurkan Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF) anda melalui:

๐Ÿ—ณ Bank Syari’ah Indonesia (BSI)
No. Rek.7177857003. a.n. YAYASAN HAMALATUL QURAN BANDUNG

Konfirmasi kepada kami setelah transfer ke nomer: 0895323217283
=================================
Sangat Boleh di Share disebarkan sebanyak-banyaknya, Semoga menjadi kebaikan untuk kita.. โ˜บ๏ธ๐Ÿ™๐Ÿป

ู…ูŽู†ู’ ุฏูŽู„ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู„ูŽู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูŽุฌู’ุฑู ููŽุงุนูู„ูู‡ู

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya”. [HR. Muslim]

Terimakasih, teiring doa:

ุฌุฒุงูƒู… ุงู„ู„ู‡ ุฎูŠุฑุง ูƒุซูŠุฑุง…

Ikuti Media Sosial Kami:

โ–ถ๏ธ Fanpage Facebook: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โ–ถ๏ธ Instagram: Rumah Tahfizh Hamalatul Quran
โ–ถ๏ธ YouTube: Hamalatul Quran TV
โ–ถ๏ธ Tiltok : Hamalatulquran19
โ–ถ๏ธ https://hamalatulquranbdg.com/ziswaf/

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *